Self Notes

inside-out
Lifelong Learning, Self Notes

Apa sih yang ada di dalam diri kita?

Temen-temen pernah nonton film Inside Out? Dimana ceritanya seorang anak perempuan yang di dalam pikirannya terdapat beberapa karakter. Karakter tersebut digambarkan dalam beberapa sosok diantaranya yaitu gembira/ senang (Joy), kesedihan (Sadness), takut (Fear), marah (anger), dan jijik (Disgust). Setiap sosok yang ada akan mengontrol pikiran dan emosi yang kemudian membentuk sebuah “bola ingatan”. Ingatan tersebut […]

 85 total views

Lifelong Learning, Self Notes

Catatan: Sandwich Generation, What to do?

Saya akan sharing sedikit catatan saya dari hasil mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Yaumi Indonesia dengan pematerinya yaitu Kaukabus Syarqiyah, SE, MSE, CFP. Materi yang disampaikan berupa financial planning bagi para sandwich generation, nah kacamata yang diambil juga sedikit menarik, yaitu dari sisi muslim. Kenapa harus belajar Financial Planning? Perencanaan Keuangan adalah suatu langkah-langkah menyeluruh […]

 12,635 total views,  523 views today

Self Notes

Istiqomah dalam penugasan Dakwah

“Jika ingin pergi cepat, maka berjalanlah sendirian. Tapi jika ingin pergi jauh, maka berjalanlah bersama-sama.” Sebuah rumah yang kokoh dan indah, pastinya mempunyai bagian masing-masing yang saling melengkapi. Ada teras dan halaman yang membuat orang tertarik untuk berkunjung. Ada juga pondasi kokoh yang berada dibawah tanah, tidak terlihat, tetapi menopang seluruh beban bangunan. Analogi di […]

Self Notes

Ramadhan yang berbeda

Kita akan menghargai waktu, ketika kita telah melewatinya Bisa jadi kata-kata di atas merupakan kata yang cocok yang menggambarkan kondisi saat ini. Tulisan ini agak sedikit terlambat, karena 6 hari di bulan Ramadhan 1441 H sudah berlalu. Kondisi yang sangat berbeda dengan tahun sebelumnya Mungkin tahun lalu, ada yang kecewa dan menyesal karena ibadahnya kurang […]

Self Notes

Seperti kayuhan Sepeda

Di tengah lamunan sore di depan masjid, kok seru liat anak-anak naik sepeda, ketawanya lepas banget. Makin jauh lagi, jadi inget waktu awal belajar sepeda. Sore itu, dengan semangatnya dibimbing oleh kakek naik sepeda. Saking semangatnya, habis isya’ dilanjut lagi belajar dan rela bangun pagi, masih gelap buat belajar lagi. Gak disangka banget cuma dalam waktu sehari, udah lancar naik sepeda walaupun udah jatuh berkali-kali.