Islam Rahmatan Lil Alamin

“Pemikiran itu layaknya virus, membutuhkan inang untuk hidup, berkembang dan menyebar. Sama halnya dengan Islam, sebagai satu konsep, metode dan pemikiran yang menyeluruh terhadap kehidupan, tidak akan memberikan manfaat apabila tidak ada yang memahami, menerapkan dan menyebarkan.”

Islam Rahmatan Lil Alamin – Felix Siauw dan Tim YukNgaji

Berikut merupakan salah satu kutipan dari buku yang baru selesai saya baca. Satu kalimat yang penuh dengan makna dan sangat mendalam. Saya teringat dengan kalimat yang dulu sering dibahas sewaktu di bangku SMK, ucapan dari Syekh Muhammad Abduh guru dari KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah. Beliau mengatakan bedakan antara Islam dengan Muslim, salah satu kutipan terkenalnya yaitu “Aku pergi ke negara Barat, aku melihat Islam namun tidak melihat orang Muslim. Dan aku pergi ke negara Arab, aku melihat orang Muslim namun tidak melihat Islam”. Pada saat itu, Syekh Muhammad Abduh tinggal di Perancis yang bersih, rapi dan tertata, tetapi jumlah Muslim disana sangatlah sedikit. Tanah kelahirannya Mesir, yang begitu banyak Muslim tetapi terlihat tertinggal dibandingkan dengan Perancis.

Pemikirian dari Syekh Muhammad Abduh berhasil membuka cakrawala KH Ahmad Dahlan dalam menerapkan Islam yang sesungguhnya. Dimulai dari memahami dan menafsirkan Surat Al Ma’un dengan mendirikan sekolah, untuk memberantas kemiskinan dari menghilangkan kebodohan. Ayat lain yang sering saya baca berulang kali ketika pelajaran Ke-Muhammadiyahan yaitu Surat Ali Imron Ayat 104, menjadi landasan berdirinya Muhammadiyah, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang kita rasakan manfaatnya sampai saat ini.

Kaitan dengan buku Islam Rahmatan Lil Alamin yang telah saya baca, merupakan buku ringkas yang membahas fundamental terkait dengan Islam. Buku tersebut cukup mudah dicerna karena memiliki visual dan tampilan yang menarik dengan jumlah halaman yang cukup tipis. Secara visual kita dapat lebih mudah memahami dengan adanya berbagai gambaran dan diagram untuk menjelaskan uraian yang dibahas. Selain itu, diberikan beberapa contoh konkrit dalam penerapannya pada kehidupan sehari-hari.

Pada bab awal menjelaskan tentang apa itu Islam, bagaimana posisi islam itu sendiri dan apa yang diajarkan. Secara singkat, Islam tidak hanya mengajarkan terkait dengan keakhiratan saja, tetapi cara bersosialisasi, cara hidup dan memandang kehidupan. Selanjutnya, membahas terkait dengan naluri dan keistimewaan manusia, kenapa manusia perlu agama dan kepribadian serta sifat manusia menurut Islam. Bagian terakhir membahas tentang konsep dan metode apabila Islam diterapkan secara menyeluruh. Serta memberikan gambaran bagaimana wajah Muslim yang sesungguhnya sesuai dengan tuntunan dari Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam.

Buku ini, menurut saya sangat dianjurkan untuk dibaca oleh Muslim maupun Non Muslim untuk mengetahui secara ringkas Islam itu seperti apa. Terkadang yang sering dipandang adalah perilaku Muslim yang tidak mencerminkan perilaku Islami. Kita akan memahami bahwa Islam sesungguhnya megajarkan toleransi antar agama, cara menyelesaikan konflik, menebar kebaikan dan membantu sesama serta hal lain, bahkan kelestarian lingkungan hidup. Pemikiran Islam inilah yang perlu kita mulai pahami, terapkan dan menjadikan hidup kita lebih berwarna dengan menjadi Rahmatan Lil Alamin.

Loading

Leave a Reply