Author: Muh Syaiful Romadhon

Lifelong Learning, Self Notes

“Bising” di Kepala

“Kalau isi kepala kita ini kosong, apa yang bisa kita tampilkan mungkin hanya sekadar badan yang dipoles. Kata-kata yang keluar dari mulut kita tak berisi, tindakan-tindakan kita tak berdasar.” Bising – Kurniawan Gunadi Kutipan di atas merupakan potongan dari bab “Kosong” pada buku “Bising” karya Kurniawan Gunadi. “Bising” merupakan novel dengan halaman yang cukup tipis, […]

Loading

Daily Stories, Lifelong Learning

Islam Rahmatan Lil Alamin

“Pemikiran itu layaknya virus, membutuhkan inang untuk hidup, berkembang dan menyebar. Sama halnya dengan Islam, sebagai satu konsep, metode dan pemikiran yang menyeluruh terhadap kehidupan, tidak akan memberikan manfaat apabila tidak ada yang memahami, menerapkan dan menyebarkan.” Islam Rahmatan Lil Alamin – Felix Siauw dan Tim YukNgaji Berikut merupakan salah satu kutipan dari buku yang […]

Loading

Daily Stories, Lifelong Learning

Refleksi dari “Menyerah untuk Menyerah”

Judul ini saya buat, terinspirasi dari video yang saya tonton belum lama ini. Pekan kemarin, saya berkesempatan untuk pulang, menunaikan hak untuk pemilu 2024 di kampung. Sepanjang perjalanan di kereta, diiringi dengan mendengarkan podcast & stand up comedy. Banyak materi yang membuat saya ga tahan, akhirnya ketawa sendiri. Mulai perjalanan sampai dari pasar senen, headset […]

Self Notes

Hedonic Treadmill? Apa itu?

Pernah ga sih kita pengen banget beli sesuatu sampe kebawa mimpi? Saking pengennya kepikirian terus. Tapi, setelah kita punya barang itu, ternyata cuma sebentar doang senengnya dan ngerasa kalo bahagia ya harus mencapai hal baru lagi. Pada akhirnya, kita ga pernah merasa puas sama yang telah kita capai. Ya, emang pada dasarnya manusia itu ga pernah merasa cukup puas sih, selalu kurang dan ada yang pengen dikejar terus. Salah satu surat di Al Qur’an yang sering saya baca adalah Surat Al Adiyat, terutama di ayat 6 yang relate

Loading

Lifelong Learning, Self Notes

Menjadi Dewasa Tanpa Tahu Apa-Apa

“Menjadi Dewasa Tanpa Tahu Apa-Apa” adalah sebuah buku yang cukup menarik bagi saya saat pertama melihat reviewnya. Buku ini sebenarnya cukup ringan untuk dicerna dengan ilustrasi yang lucu karya dari UInyangyi. Buku ini mirip seperti kumpulan catatan atau diary dari sang penulis yang seolah kita diajak bercerita. Ibaratnya kayak dengar teman curhat gitu. Kekhawatiran kita […]

Lifelong Learning, Self Notes

Self-Regulated Learning untuk menyambut Bulan Ramadhan

Lebih dari 3 tahun masa pandemi COVID-19 berlangsung, hingga akhirnya kini berangsur menjadi endemi. Pada awalnya mungkin banyak yang kaget, kebiasaan berubah, menuntut kita untuk mampu beradaptasi dengan baik. Banyak bidang yang terdampak, membuat kita harus berpikir untuk mengubah pola dan memiliki perilaku yang dapat menyesuaikan keadaan. Salah satu yang dirasakan mungkin adalah proses belajar […]

Daily Stories, Lifelong Learning

Antara Ujian Kehidupan dan Teori Zone of Proximal Development (ZPD)

Teori Zone of Proximal Development (ZPD) adalah suatu teori yang dikemukakan oleh psikolog Soviet Lev Vygotsky. Teori ini menyatakan bahwa setiap individu memiliki zona pengembangan yang terdekat (ZPD) yang merupakan kisaran kemampuan yang dapat dicapai dengan bantuan atau dukungan dari orang lain. Secara umum, teori ZPD menyatakan bahwa perkembangan dapat ditingkatkan dengan memberikan dukungan yang […]

Loading

Lifelong Learning, Self Notes

Kapan Bahagia?

Pernah ga sih waktu kecil punya cita-cita mau jadi power ranger? Atau yang cewek mungkin pengen jadi princess? Mungkin dulu hidup kita sesimple itu ya. Tapi, seiring bertambahnya waktu cita-cita makin bertambah, mimpi juga berubah. Dulu mungkin pernah terbesit waktu masih sekolah, kayaknya enak banget deh kalau misal kuliah, bisa bebas banyak explore dan lain-lain. […]

Loading

Daily Stories, Self Notes

Apa yang kita khawatirkan?

Kebosanan, kelesuan, malas, kapan saja bisa menghampiri. Jangankan untuk semangat, sekadar berbuat normal aja sulit. Mungkin bisa disebut masa crisis, insecurities atau apapun itu. Ada keadaan dimana berhenti berharap, menerima kenyataan apa adanya, merasa menjadi manusia terburuk atau hilang jiwanya tanpa idealisme. Kata sang bijak, dunia kita seperti layaknya air yang harus disebrangi, panjang, jauh, […]

Loading